Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2012/09/cara-membuat-tab-menu-horizontal.html#ixzz2e5eyy7Eh expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

16 Oktober 2014

Menggambar layout PCB dengan software DIPTRACE

Diptrace - Schematic - Layout - Autorouting
Diptrace – Schematic – Layout – Autorouting
PCB adalah komponen penting dalam dunia elektronika. PCb menjadi sangat spesial karena komponen tersebut tidak dijual dipasaran. Yang dimaksud disini tentunya PCB yang sesuai dengan skema rangkaian yang kita perlukan, karena jika PCb polos atau PCb pola lubang masih bisa kita temui.
Jika saat sekolah kita dikenalkan dengan kertas kotak-kotak untuk proses layout manual, kini seiring dengan perkembangan komputer maka pekerjaan layout menjadi semakin mudah dengan bantuan software bantu layout PCB. Beberapa software layout yang umum dipakai adalah EAGLE, PROTEUS, PROTEL, ORCAD, DIPTRACE, FREEPCB dan masih banyak lagi. Masing-masing tentunya punya kelebihan dan kekurangan yang menjadikan pertimbangan kita untuk menentukan pilihan.

Sesuai judul diatas, kali ini kita fokuskan pilihan pada DIPTRACE buatan Novarm corp. Sebagai software pendatang baru, DIPTRACE layak diperhitungkan karena banyaknya library dan fitur “convert to PCB” serta tidak ketinggalan fitur “auto router” -nya. Namun yang paling tidak bisa ditolak adalah versi Freeware-nya yang mengijinkan kita untuk layout sampai 300pin, cukup untuk layout modul yang cukup lumayan lengkap.
Download dan Instalasi DIPTRACE
DIPTRACE dapat didownload di situs resmi DIPTRACE yaitu http://www.diptrace.com
Terdapat 4 macam file yang bisa kita download yaitu:
1. Diptrace 32bit trial 30hari unlimited download
2. Diptrace 64bit trial 30hari unlimited download
3. Dipfree 32bit selamanya 300pin download
4. Dipfree 64bit selamanya 300pin download
Setelah di download diptrace langsung bisa diinstal pada komputer. Pastikan file yang diinstal sesuai dengan sistem operasi yang dipakai, 32bit atau 64bit. Proses instalasi tidak terlalu rumit, cukup klik Next beberapa kali sampai finish.
Setelah diinstal, pada start menu akan muncul folder diptrace yang berisi beberapa shortcut seperti Component Editor, Pattern Editor, Schematic, dan PCB Layout. Selain itu Diptrace juga menyediakan panduan memulai program diptrace dari awal sampai jadi dalam Shortcut Tutorial.
Proses layout PCB
A. Proses pembuatan skema
1. Buka aplikasi Schematic, jika ada pop up windows getting start silahkan di close saja. (bagi yang mudeng bahasa inggris bisa juga di baca-baca DIPTRACE tutorial nya).
2. Ubah unit menjadi mm (milimeter) pada menu View > Unit > mm.
3. Setup library dengan masuk ke menu Library > Library Setup lalu centang “Get Libraries from folder” kemudian browse ke folder “C:\Program Files\DipTrace\Lib”.
4. Jika terganggu dengan background putih, silahkan diganti mode color pada menu View > Color ganti template “White background” dengan “Black background”.
5. Pastikan toolbar component dan toolbar libraries dalam kondisi aktif, jika tidak maka aktifkan melalui menu View > Toolbar lalu centang Libraries dan Components.
6. Klik “Discrete” pada toolbar Libraries lalu ambil resistor dengan memilih komponen “RES” pada toolbar ‘Components”, kemudian klik pada sheet/area gambar sebanyak 4 kali kamudian klik kanan/escape untuk kembali ke mode default.
7. Ambil komponen elco dengan memilih “CAP100RP” juga pada toolbar Components, kemudian taruh di sebelah kanan resistor tadi sebanyak 4 kali juga.
8. Hubungkan antar kaki komponen seperti pada gambar berikut ini.
Skema diptrace
Skema diptrace
9. Simpanlah dengan klik menu File > Save as.
B. Proses konversi ke PCB dan proses layout dengan Autorouter
1. Masih pada aplikasi Schematic, klik “Convert to PCB” pada menu “File”, pilih “Use Schematic Rules” lalu klik OK.
2. Kemudian aplikasi PCB Layout akan terbuka dan jika semua benar akan tampil seperti ini.
PCB diptrace
PCB diptrace
3. Atur tata letak komponen dengan menggesernya.
4. Setup Autorouter pada menu Route > Autorouter Setup.
5. Untuk mode single layer, klik tab setting lalu ubah priority Layer Top menjadi OFF.
6. Start autorouter pada menu Route > Run Autorouter.
7. Dan layout PCB kita telah jadi, Simpan layout dengan klik menu File > Save as.
PCB diptrace jadi
PCB diptrace jadi
Silahkan download artikel ini dalam format PDF disini

Cara Masuk Bios Dan Install Ulang Lenovo G405

Beberapa waktu lalu saya berkesempatan untuk melakukan Install Ulang Laptop Lenovo G405 yang sebetulnya merupakan pengalaman pertama saya untuk menginstall sistem operasi untuk Laptop dengan merek Lenovo.

Berbekal sistem operasi Windows 7 dalam DVD proses Install dimulai. Alangkah bingungnya ketika beberapa metode yang biasanya saya gunakan untuk masuk kedalam BIOS tidak bisa berjalan, mulai dari menekan F2, F8, F10 hingga tombol Delete.
Dan ternyata Lenovo G405 punya cara tersendiri untuk masuk kedalam BIOS yaitu dengan Menekan Tombol "fn" dan "F2" Secara bersamaan, sungguh merupakan pengalaman yang baru bagi saya yang awam ini.

Begitu juga dengan pengaturan booting, untuk memilih DVD sebagai media yang pertama kali dibaca saat komputer sedang booting tetap gunakan tombol "fn" yang dikombinasikan dengan F6, dan untuk masalah yang lain-lain selebihnya sama dengan pengaturan BIOS Laptop Lain.

Sistem Operasi Untuk Lenovo G405

Karena rekomendasi Sistem Operasi untuk Lenovo G405 seharusnya Windows 8, sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh Microsoft kepada semua produsen komputer dunia saya sedikit was-was karena takut jika CD Driver yang ada tidak cocok dengan OS yang saya Install. 
Namun syukurnya ketakutan saya hilang, karena hampir semua driver yang ada dalam CD bawaan Laptop dapat terinstall dengan sempurna. Walaupun ada beberapa driver atau aplikasi yang tidak dapat terpasang seperti Aplikasi Kamera, Alternatifnya harus ganti dengan software pihak ketiga seperti Youcam.
Sebenarnya, saya masih punya Senjata Andalan lain yang begitu ampuh untuk mengatasi permasalahan driver untuk semua laptop atau komputer. Namanya juga senjata andalan alias pamungkas, tentunya dikeluarkan disaat-saat genting saja, jika masih bisa dihandle dengan driver yang ada, tidak usah dipakai.
Proses Instalasi Windows 7 prosesnya sama saja sebetulnya, tinggal memamsukkan DVD Installer dan pastikan BIOS sudah disetting untuk membaca DVD pertama kali.

Setelah Instalasi

Setelah instalasi Windows 7 32 bit sukses, dan driver dari CD bawaan laptop telah terinstall, saya menemukan masalah lain pada VGA Laptop yang diperkuat APU AMD E2100 dan Graphics AMD Radeon HD8210 ini.
Control panel AMD Vision Enggine (pada saat berada halaman muka, klik kanan dan Control Panel AMD Vision Enggine ada pada paling atas) tidak bisa dibuka, karena dari pesan Error yang muncul, dibutuhkan Microsoft Net Framework 4,5 untuk menjalankan aplikasi bawaan VGA untuk mengatur kualitas grafis. Sebenarnya VGA sudah terinstall dengan benar, terbukti saat membuka Ccleaner keterangan yang ditampilkan VGA laptop sudah AMD Radeon 8210.
Download Microsoft Net Framework 4,5 disini, insya alloh pesan error akan segera hilang setelah laptop direstart.

Nah itulah tutorial singkat tentang bagaimana Cara Masuk Bios Dan Install Ulang Lenovo G405, semoga bisa membantu menyelesaikan permasalahan anda.

Terima Kasih
Powered By Blogger